Senin, 02 Juli 2012

Jeruk Pamelo


Jeruk Pamelo meupakan komoditas asli dari kabupaten Magetan, Jawa Timur. Melihat sosok jeruk yang satu ini, teringat tanaman jeruk yang biasa dipamerkan saat kita berada di pasar. Dengan diameter buah rata-rata 5-8 cm, jeruk yang menurut pengakuan para petani, jeruk ini mampu berbuah lebat dan susul menyusul. Menurutku, jeruk ini cocok sekali bila dijadikan tabulampot ataupun tanaman koleksi di kebun atau pekarangan rumah.


Salah seorang petani jeruk pamelo di Kelurahan/Kecamatan Takeran, Magetan, Harjo Tekad, mengatakan, dalam seminggu terakhir, pesanan jeruk pamelo untuk Imlek meningkat pesat. “Kalau menjelang Imlek, sehari bisa mengirim sampai 600 buah, kalau hari biasa sekitar 400 buah,” kata pak Harjo.
Harga jual jeruk pamelo dari petani rata-rata Rp 5 ribu per buah. Jeruk pamelo untuk Imlek ini adalah jeruk pilihan dengan ukuran cukup besar sehingga harganya lebih mahal dibanding yang berkualitas biasa yang rata-rata Rp 3.000-3.500 per buah. Jika biasanya jeruk unggulan magetan ini dipasarkan lewat pedagang luar kota, kali pihaknya mencoba dengan mendatangkan warga masyarakat untuk langsung memilih dan memetik sendiri jeruk yang ingin dibeli.


Persiapan bibit diharapkan dapat memilih bibit dengan ciri sebagai berikut :
  1. Diameter batang - bawah 1 cm (okulasi, sambungan) dan 1,5 cm (cangkokan).
  2. Dari vegetatif tinggi maksimal sambungan dari pangkal batang/leher akar 20 cm, tinggi bibit benih minimal 70 cm dari pangkal batang.
  3. Bibit lurus dan sehat
  4. Varietasnya benar.
Apa keistimewaan dari jeruk ini ??
Hemm.. inilah yang menjadikan saya terpikat.
Buah matang yang berwarna kuning semburat hijau, akan berasa manis dan tanpa ada rasa getir bila buah dinikmati. Tetapi biasanya jeruk ini akan dirasa getir jika kita makan, karena jeruk itu kurang masak atau bisa juga rasa getir itu timbul karena waktu kita makan jeruk tersebut terdapat sedikit dari kulitnya.


Dari beberapa kali mencicipi buah ini, ada tips menarik agar kita benar-benar tidak merasakan getir nya kulit jeruk yang ikut kita santap. Saat menggigit buah, hindari terkena sekat buah yang ada di tengah-tengah. Oh iya.. buah akan lebih nikmat di santap jika sudah matang betul, dengan ciri warna kuning menyala...

1 komentar:

Unknown mengatakan...

dilakuakn pembungkusan saat umur brp dari bunga mekar"??

Posting Komentar

 
Copyright 2009 Menuju Magetan Kumandang. Powered by Blogger
Blogger Templates created by Deluxe Templates
Wordpress by Wpthemescreator
Download Royalty free images without registering at Pixmac.com